msgbartop
Looking Arround of me
msgbarbottom

17 Nov 11 Mushola Tetangga Lebih ‘Dekat’ daripada Mushola Sendiri

Ada sedikit problematika saat masuk waktu-waktu untuk menunaikan ibadah sholat, khususnya yang beragama islam. Saya sendiri juga heran, ketika mengunjungi mushola yang terletak di dekat pintu masuk D3 tidak banyak wajah-wajah yang saya kenal. Terutama untuk mahasiswa jurusan MMB. Saya heran, masa sih dari 3 angkatan yang sholat tidak ada sama sekali, setelah beberapa minggu terjawab sudah pertanyaan tersebut, dan jawabannya TIDAK.

Pantesan saya jarang menemui di mushola D3 maupun D4, lha wong diantara kedua mushola tersebut ada sebuah mushola yang bisa diakses hanya dengan jalan kaki dan jaraknya lebih dekat dibanding mushola yang ada di D3 maupun D4 dari wilayah jurusan saya yang berada di lantai 3 gedung D3. Mushola yang saya maksud adalah mushola dari kampus tetangga, yaitu PPNS (Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya) yang juga masih termasuk dalam satu lembaga yaitu ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember).

Tinggal turun dari lantai D3 dan melangkah jalan yang memang sudah disediakan untuk lewat antar kedua kampus tersebut sudah langsung menemui mushola kepunyaan PPNS tersebut. Saya sendiri sebenarnya lebih suka untuk sholat di mushola D3 yang lebih besar, namun terkadang ketika sudah asik di kantin, saya juga malas berjalan jauh menuju mushola D3 yang letaknya diujung menuju jalan keluar PENS. Sehingga terpaksa sholat di mushola PPNS juga deh.

Meskipun sebenarnya kurang nyaman untuk sholat di PPNS, namun karena sudah digandoli rasa malas jalan jauh, akhirnya ya tetap dijalani saja. Karena jujur, lebih enak menggunakan ‘milik sendiri’ dibanding menggunakan fasilitas yang dimiliki ‘orang lain’. Sampai saat ini saya juga masih berusaha untuk tetap menunaikan ibadah di ‘tempat sendiri’ dibanding ‘tempat tetangga’. Meski terkadang juga masih menggunakan fasilitas tetangga. hehehe